Ia menilai keberadaan forum yang mempertemukan berbagai organisasi kemasyarakatan dan kelompok etnis merupakan modal penting dalam memperkuat persatuan.
Sonny mengaku mendapatkan pengalaman yang berkesan ketika melihat FKN mampu menghimpun berbagai unsur masyarakat dalam satu wadah kebersamaan.
“Saya sudah beberapa kali bertugas di sejumlah provinsi, tetapi baru kali ini menemukan sebuah forum yang menghimpun berbagai perwakilan organisasi kemasyarakatan dan etnis dalam satu wadah, yakni Forum Keberagaman Nusantara.
Ini merupakan hal yang sangat baik dan perlu kita jaga bersama,” ujar Sonny.
Ia menegaskan, perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk membangun kehidupan yang harmonis.
Sebaliknya, keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap kokoh.
“Keberagaman di Sumatera Utara sudah terjalin dengan baik. Ini harus kita jaga dan rawat bersama dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Kami juga memohon dukungan dan sinergi dari FKN untuk membantu pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam mendukung program Bapak Kapolri,” katanya.
Kapolda berharap FKN dapat terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, mencegah potensi konflik, serta menciptakan suasana aman dan damai di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Tekankan Pembenahan Polri dan Pelayanan Humanis
Selain membahas pentingnya menjaga kerukunan, Sonny turut menyoroti upaya pembenahan internal Polri, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengakui bahwa masih terdapat anggota yang belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.
Karena itu, pembenahan dan peningkatan profesionalisme harus terus dilakukan agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin kuat.
Kapolda juga mengingatkan seluruh pejabat utama dan personel agar menjadikan tugas kepolisian sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Saya sudah menyampaikan kepada seluruh Pejabat Utama dan anggota agar menjadikan profesi Polri sebagai ladang ibadah.












