Lifestyle

Kapolda Sumut Dorong Kemandirian Pangan, Tinjau Pengembangan Bawang Putih di Samosir

×

Kapolda Sumut Dorong Kemandirian Pangan, Tinjau Pengembangan Bawang Putih di Samosir

Sebarkan artikel ini

SAMOSIR I METROSERGAI.com – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan Kapolda Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Februanto.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Samosir, Rabu (10/6/2026).

Dalam agenda tersebut, Kapolda meninjau langsung sentra budidaya bawang putih.

Milik Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Polda Sumut mendukung penguatan sektor pertanian.

Sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pangan lokal di wilayah Sumatera Utara.

Kapolda bersama rombongan tiba di Kabupaten Samosir menggunakan helikopter Ditpolairud Polda Sumut.

Dan mendarat di Helipad Hotel Labersa Samosir sekitar pukul 09.35 WIB.

Kehadiran rombongan disambut Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, serta Kapolres Samosir, Rina Sry Nirwana Tarigan.

Setelah itu, rombongan bergerak menuju lokasi pertanian bawang putih di Dusun II, Desa Maduma.

Di lokasi tersebut, Kapolda menerima pemaparan terkait pengembangan lahan pertanian seluas 10 hektare.

Yang terdiri dari 3 hektare lahan produktif dan 7 hektare lahan tahap pengembangan.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan apresiasi kepada para petani.

Yang tetap konsisten mengembangkan sektor pertanian di tengah berbagai tantangan.

Menurutnya, komoditas bawang putih memiliki potensi besar dalam mendukung kemandirian pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tetapi juga mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan.

Semangat para petani di Samosir ini patut diapresiasi karena terus berupaya mengembangkan komoditas unggulan daerah,” ujar Kapolda.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian masyarakat.

Kapolda Sumut turut menyerahkan bantuan stimulan kepada Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu peningkatan hasil produksi dan pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *