“Central of gravity-nya adalah masyarakat. Salah satu program prioritas kami sebagai Kapolda Sumatera Utara adalah mewujudkan tertib berlalu lintas,” tegasnya.
Sonny menjelaskan, ketertiban berlalu lintas tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga mencerminkan kesadaran, kedisiplinan, dan budaya masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia pun mengajak seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama ketika berkendara, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Dengan tertib berlalu lintas, kita dapat melihat wajah dan budaya masyarakat di suatu wilayah.
Karena itu, mari bersama-sama kita wujudkan tertib berlalu lintas demi keamanan, kenyamanan, dan ketertiban seluruh pengguna jalan di Sumatera Utara,” ajaknya.
Usai melaksanakan pengaturan arus kendaraan, Kapolda Sumut melanjutkan kegiatan dengan bersilaturahmi bersama komunitas pengemudi ojek online di Warbeng Ojo Lali atau Warung Bengkel Ojek Online Lalu Lintas yang berada di Pos Simpang Indogrosir.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat komunikasi dan membangun sinergi antara Polri dengan komunitas ojek online.
Sebagai salah satu kelompok masyarakat yang setiap hari berada di jalan raya, para pengemudi ojek online memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Melalui komunikasi langsung tersebut, kepolisian juga mendorong tumbuhnya kesadaran bersama bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan, bukan semata-mata tugas aparat.
Pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 pun terus diarahkan tidak hanya pada penegakan aturan, tetapi juga melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis.
Dengan cara tersebut, masyarakat diharapkan semakin disiplin dalam berkendara dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.
Kehadiran Kapolda Sumut di lapangan sekaligus mempertegas pesan bahwa pelayanan kepolisian harus hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Sumut berupaya mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Sumatera Utara.(mps)












