Pihak korban juga berharap sekolah dapat memberikan sanksi tegas terhadap pelaku sebagai bentuk pembinaan sekaligus upaya mencegah kejadian serupa kembali terjadi di lingkungan sekolah.
Meski belum mencapai titik temu, kedua belah pihak sepakat untuk tetap menjaga komunikasi dan melanjutkan proses mediasi pada pertemuan berikutnya.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Pegajahan tersebut turut dihadiri Kapolsek Perbaungan AKP Japri B. Simamora, S.H., M.H., Camat Pegajahan Sukma Permana, S.E., M.Si.
Kepala Desa Jatimulyo Suyanto, Kepala Desa Bengabing Sunawar, Kepala SMPN 1 Pegajahan Antoni Ritonga, Bhabinkamtibmas Aipda Andi Utomo, serta keluarga dari kedua belah pihak.
AKP Bringin Jaya juga mengimbau para orang tua dan pihak sekolah agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan anak serta mengedepankan musyawarah ketika terjadi persoalan.
Sehingga konflik antaranak tidak berkembang menjadi tindakan kekerasan.
“Orang tua dan pihak sekolah diharapkan dapat lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah terjadinya aksi kekerasan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Setiap persoalan hendaknya dikedepankan melalui komunikasi dan musyawarah,” imbaunya.
Selama kegiatan mediasi berlangsung, situasi di Kantor Camat Pegajahan terpantau aman dan kondusif.
Proses penyelesaian perkara selanjutnya akan dilanjutkan melalui komunikasi dan pertemuan kedua belah pihak.(hps)












