“Pemko Medan juga harus berhijrah menjadi lebih baik. Kalau ada pelayanan yang belum maksimal, harus diperbaiki. Jalan yang rusak diperbaiki, drainase dibenahi, pelayanan pendidikan dan kesehatan terus ditingkatkan. Jangan sampai waktu terus berjalan, tetapi pelayanan justru semakin buruk,” tegas Rico Waas.
Rico Waas menilai momentum pergantian tahun dalam kalender Islam bukan sekadar pergantian waktu, melainkan pengingat untuk melakukan introspeksi dan memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat bagi sesama.
Menutup sambutannya, Rico Waas mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus Hari Ulang Tahun ke-436 Kota Medan. Ia berharap Kota Medan terus berkembang menjadi kota yang maju, masyarakatnya semakin sejahtera, serta kehidupan sosial yang harmonis terus terjaga.
“Mudah-mudahan Kota Medan semakin maju, semakin sukses, masyarakatnya semakin sejahtera, keluarganya harmonis, anak-anaknya mendapatkan masa depan yang baik, dan kita semua selalu berada dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, kegiatan ini dirancang sebagai momentum besar untuk syiar Islam, dakwah, sekaligus menggerakkan semangat perubahan bagi generasi muda dan masyarakat luas.
Dalam Tausiyahnya Ustad Abdil Muhadir Ritonga, mengajak masyarakat kota Medan khususnya umat muslim untuk menjaga keimanan dan akhlak anak-anak kita agar menjadi generasi masa depan yang berprestasi karena keimanannya. Selain itu Ustad Abdil juga mengajak umat muslim untuk meluangkan harta dan waktu yang kita punya untuk dijalan Allah SWT.***












