Lifestyle

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Rico Waas Dorong Santri Medan Kuasai Teknologi dan Jaga Persatuan Bangsa

×

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Rico Waas Dorong Santri Medan Kuasai Teknologi dan Jaga Persatuan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Menurut Sofyan, nilai-nilai perjuangan tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda.

Menghormati jasa para ulama dan pendahulu bangsa tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial.

Tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi positif bagi kemajuan negara.

“Santri bukan hanya penjaga nilai-nilai agama, melainkan juga bagian penting dari perjalanan bangsa.

Semangat perjuangan para pendahulu harus diteruskan melalui karya dan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Santri Harus Adaptif terhadap Perkembangan Zaman

Lebih lanjut, para santri diajak mempersiapkan diri menghadapi Indonesia Emas 2045, ketika Indonesia genap berusia satu abad.

Untuk mewujudkan cita-cita sebagai negara maju, sejahtera, dan berdaya saing, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas, berwawasan luas, menguasai teknologi, serta tetap menjunjung tinggi akhlak mulia.

Dalam konteks tersebut, pesantren diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya memperkuat pemahaman agama, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan dan kreativitas para santri.

Penguasaan ilmu agama, menurut amanat Menteri Agama, harus berjalan selaras dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan demikian, santri dapat mempertahankan jati diri keislamannya sekaligus beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan dunia modern.

Santri juga didorong untuk mengambil peran lebih luas sebagai pelopor kemajuan ilmu pengetahuan, penjaga kerukunan antarumat beragama.

Penggerak kemandirian ekonomi, serta pihak yang berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Nilai-nilai keagamaan diharapkan menjadi landasan untuk membangun kehidupan yang damai, memperkuat kepedulian sosial, dan menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, semangat persaudaraan dan kebersamaan juga harus terus dipelihara agar perbedaan tidak menjadi penghalang dalam membangun bangsa.

Perkuat Persaudaraan Menuju Indonesia Emas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *