Menutup amanatnya, Menteri Agama mengajak seluruh santri, pengasuh, dan keluarga besar pesantren untuk terus menjaga tradisi luhur.
Mengembangkan inovasi, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kota Medan diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan.
Tetapi menjadi penyemangat bagi generasi pesantren untuk meningkatkan kualitas diri dan mengambil bagian dalam pembangunan nasional.
Dengan bekal ilmu pengetahuan, penguasaan teknologi, akhlak mulia, serta semangat persatuan.
Santri diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing pada 2045.
“Selamat Hari Santri Tahun 2026. Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas!” demikian pesan penutup amanat Menteri Agama.(red)












