Menurutnya, edukasi secara langsung dan humanis menjadi salah satu cara kepolisian membangun kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama ketika berlalu lintas.
“Kegiatan Binluh Dikmas di lokasi publik seperti SPBU ini merupakan bagian dari langkah preemtif Operasi Patuh Toba 2026 untuk menjangkau langsung berbagai lapisan masyarakat,” ujar IPTU Abdul Malik.
Ia menambahkan, penyuluhan tidak hanya ditujukan kepada pengemudi kendaraan umum, tetapi juga pengendara bentor dan kalangan pelajar.
Dengan pendekatan tersebut, kepolisian berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat.
Pada akhirnya, kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai dapat terus terjaga.
“Melalui edukasi yang dilakukan secara humanis, diharapkan tercipta Kamseltibcarlantas yang kondusif di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai,” katanya.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polres Sergai memperkuat pesan Polisi Bersama Masyarakat, khususnya dalam membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Kasat Binmas Polres Sergai IPTU Abdul Malik selaku Kasatgas Preemtif, Kanit Bintibsos Sat Binmas IPDA Juarno, S.H., Kasubsatgas Dikmas IPDA Jose Rijal Sihotang, S.H.
Kasubsatgas Binluh IPDA Marwin Edi, S.H., Kanit Binpolmas Sat Binmas AIPTU Mustafa Arefa, serta Operator Sat Binmas AIPTU Jhon F. Batubara.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pembagian brosur tersebut, Polres Sergai berharap masyarakat tidak hanya mengetahui adanya Operasi Patuh Toba 2026.
Tetapi juga semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.(hps)












