MEDAN I METROSERGAI.com – Kepolisian Daerah Sumatera Utara kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjaga stabilitas keamanan.
Melalui simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar secara komprehensif di Medan, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya antisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari gangguan kamtibmas hingga situasi darurat berskala besar.
Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan bahwa simulasi tersebut merupakan puncak dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan sejak Maret 2026.
Berbagai tahapan telah dilalui, seperti deklarasi Sabuk Kamtibmas, tactical floor game, hingga simulasi lapangan dengan beragam skenario.
“Simulasi ini mencakup berbagai kemungkinan situasi, mulai dari pengendalian massa, aksi penjarahan, penyanderaan, hingga penanganan ancaman bom,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan simulasi akan dilanjutkan dengan penerapan langsung di sejumlah titik strategis di Kota Medan.
Kegiatan tersebut juga akan mencakup pengaturan lalu lintas dan rekayasa jalan guna menguji kesiapan di kondisi nyata.
“Pelaksanaannya tetap akan diinformasikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan apresiasi atas kesiapan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
Ia menilai profesionalisme yang ditunjukkan dalam simulasi menjadi indikator kuat bahwa Kota Medan berada dalam kondisi yang aman.
“Kami optimistis keamanan kota tetap terjaga.
Aparat menunjukkan kesiapan menghadapi berbagai potensi ancaman, termasuk kejahatan jalanan hingga situasi darurat,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan situasi yang kondusif.
Dengan kesiapan yang terus ditingkatkan, Pemerintah Kota Medan berharap kepercayaan publik terhadap aparat keamanan semakin kuat.
Sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.(mps)












