“Untuk jalan tani dan kebutuhan lainnya nanti akan ditinjau langsung oleh OPD terkait. Kita lihat kondisinya di lapangan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Bobby.
Terkait keluhan harga pupuk yang melebihi harga eceran tertinggi (HET), Bobby meminta pemerintah daerah melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum apabila ditemukan pelanggaran dalam distribusi pupuk bersubsidi.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga menegaskan pembangunan infrastruktur di Kepulauan Nias menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Ia menyebut tahun ini Pemprov Sumut mengalokasikan sekitar Rp500 miliar untuk pembangunan di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan alokasi tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp300 miliar.
“Kami datang dan berkantor di Kepulauan Nias untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sumut terhadap pembangunan di daerahnya.
Menurutnya, sejumlah program yang telah berjalan mulai dari pembangunan jalan, peningkatan layanan kesehatan hingga sektor ekonomi masyarakat memberikan dampak positif bagi Nias Utara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas perhatian dan dukungannya. Harapan kami pembangunan di Nias Utara terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” katanya.(REL)












