Kapolri Ajak Masyarakat Ikut Perangi Narkoba
Selain mengandalkan tindakan aparat, Suyudi menilai keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika.
Kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan dapat membantu aparat memperoleh informasi awal mengenai aktivitas yang mencurigakan.
“Kecurigaan di lapangan dan kepedulian masyarakat merupakan mata dan telinga yang menjadi bagian dari benteng pertahanan bangsa,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Partisipasi tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan kewaspadaan lingkungan, penyampaian informasi kepada pihak berwenang, serta dukungan terhadap program pencegahan dan rehabilitasi.
“Untuk itu, mari kita rapatkan barisan dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang aman, tangguh, dan bersih dari narkoba,” kata Suyudi.
Pengungkapan dugaan penyelundupan 1,16 ton ketamin dari MT Global 168 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan jalur laut dan meningkatkan koordinasi antarinstansi.
Di sisi lain, proses hukum terhadap para pihak yang diamankan masih perlu dikawal untuk memastikan peran masing-masing terungkap berdasarkan bukti yang sah.
Kapolri menegaskan bahwa perang terhadap narkotika membutuhkan penindakan tegas, pencegahan yang berkesinambungan, serta dukungan masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi masyarakat dan menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya.(mps)












