SIANTAR I METROSERGAI.com – Upaya pemberantasan narkotika di wilayah Sumatera Utara kembali membuahkan hasil.
Personel Satresnarkoba Polres Pematangsiantar berhasil mengungkap kasus peredaran ganja dengan total barang bukti mencapai 7,17 kilogram.
Dalam operasi tersebut, seorang pria berinisial PSS alias Putra (30) diamankan bersama sejumlah paket ganja dan perlengkapan yang diduga digunakan untuk pengemasan narkotika.
Pengungkapan kasus itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., pada Kamis (21/5/2026).
Ia menegaskan keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memutus jaringan peredaran narkoba di Sumatera Utara.
“Petugas Satresnarkoba Polres Pematangsiantar berhasil mengamankan seorang tersangka beserta barang bukti narkotika jenis ganja dengan total bruto sekitar 7,17 kilogram,” ujarnya.
Kasus ini terungkap setelah personel Unit I Satresnarkoba melakukan penyelidikan di kawasan Jalan Asahan, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Rabu (20/5) malam sekitar pukul 20.30 WIB.
Saat melakukan patroli dan pemantauan, petugas mencurigai gerak-gerik seorang pria yang berada di pinggir jalan.
Ketika dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sebuah tas abu-abu yang tergantung di bagian depan sepeda motor Vespa milik tersangka.
Dari dalam tas tersebut, petugas mendapati satu paket ganja siap edar.
Tak berhenti di situ, hasil interogasi awal mengarahkan polisi ke sebuah rumah kontrakan di Jalan Tulip Indah, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari.
Rumah tersebut diduga menjadi lokasi penyimpanan narkotika.
Dengan disaksikan perangkat lingkungan setempat, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan puluhan paket ganja yang disimpan di beberapa sudut rumah.
Barang bukti yang diamankan meliputi 17 paket ganja berbalut lakban cokelat, ganja dalam kemasan plastik.
Dua unit timbangan, alat pemotong, lakban, telepon genggam, hingga sepeda motor yang digunakan tersangka.
Menurut Kombes Ferry, tersangka mengaku memperoleh ganja tersebut dari seorang pria berinisial BOB yang kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.












