LANGKAT I METROSERGAI.com – Upaya pemberantasan narkotika terus digencarkan aparat kepolisian.
Kali ini, Satres Narkoba Polres Langkat bergerak cepat menindak lokasi yang diduga menjadi pusat transaksi sabu.
Di wilayah Desa Stabat Lama, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.
Penggerebekan dilakukan pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Amrizal Hasibuan bersama tim opsnal.
Aksi ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan tiga gubuk di area perkebunan warga.
Yang diduga kuat dijadikan tempat transaksi sekaligus penyalahgunaan narkotika.
Tanpa menunggu lama, polisi langsung melakukan penindakan dan mengamankan dua pria yang berada di tempat kejadian.
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial DP (35), warga Kecamatan Wampu, dan HS (20), warga Kecamatan Stabat.
Keduanya kemudian dibawa ke Mapolres Langkat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa kaca pirex yang biasa digunakan untuk mengonsumsi sabu.
Dua unit handphone merek Oppo, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Street.
Hasil tes urine menunjukkan keduanya positif mengandung metamfetamin.
Tidak hanya fokus pada penindakan, pihak kepolisian juga memperkuat koordinasi dengan aparat desa dan masyarakat setempat.
Kepala dusun turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut guna memastikan pengawasan lingkungan berjalan lebih optimal.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.
Ia memastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.
“Tidak ada tempat bagi pelaku narkoba di wilayah kami.
Kami akan terus hadir menjaga keamanan dan melindungi masyarakat dari bahaya narkotika,” tegasnya.
Langkah cepat kepolisian ini pun mendapat apresiasi dari warga Desa Stabat Lama.
Yang sebelumnya merasa resah dengan aktivitas peredaran sabu di lingkungan mereka.












