Polhukam

Digaji Rp50 Ribu Sekali Antar, Kurir Sabu di Tanjung Morawa Diciduk Polisi,Barak Narkoba Diratakan

×

Digaji Rp50 Ribu Sekali Antar, Kurir Sabu di Tanjung Morawa Diciduk Polisi,Barak Narkoba Diratakan

Sebarkan artikel ini

DELISERDANG I METROSERGAI.com – Peredaran narkotika di wilayah Tanjung Morawa kembali terbongkar.

Kali ini, aparat dari Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap praktik peredaran sabu yang berpusat di sebuah barak yang selama ini meresahkan warga.

Pengungkapan ini terjadi dalam rangka Operasi Antik Toba 2026.

Seorang pemuda berinisial BP (19) diamankan saat hendak menjalankan aksinya sebagai kurir sabu di kawasan Jalan Limau Mungkur, Desa Bangun Rejo, Kamis sore (14/5/2026).

Penangkapan BP bukan tanpa sebab.

Informasi dari masyarakat yang curiga dengan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut menjadi awal terbongkarnya kasus ini.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan teknik undercover buy atau pembelian terselubung.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Ferry Walintukan, mengungkapkan bahwa dari tangan tersangka ditemukan barang bukti.

Berupa sabu serta plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk pengemasan.

“Dari hasil pengembangan, petugas juga menemukan paket sabu lain di barak yang diduga milik seorang pria berinisial Mondo, yang saat ini masih dalam penyelidikan,” jelas Ferry, Jumat (15/5/2026).

Tak berhenti di situ, polisi langsung membongkar dan memusnahkan barak narkoba tersebut.

Langkah tegas ini diambil untuk memastikan lokasi itu tidak lagi digunakan sebagai tempat transaksi maupun penyalahgunaan narkotika.

Dalam pemeriksaan, BP mengaku hanya bertugas sebagai kurir.

Ia menerima perintah dari Mondo untuk mengantarkan sabu kepada pembeli dan telah beberapa kali melakukannya dalam sehari.

“Setiap pengantaran, tersangka mendapat bayaran sekitar Rp50 ribu,” tambah Ferry.

Kini, BP harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Sementara itu, polisi terus memburu Mondo yang diduga sebagai pengendali jaringan peredaran sabu di kawasan tersebut.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas jaringan narkotika hingga ke akar-akarnya.

Sekaligus menutup seluruh lokasi yang menjadi sarang peredaran barang haram tersebut.(mps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *