MEDAN I METROSERGAI.com – Aksi kejahatan brutal yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap oleh Polda Sumatera Utara.
Dua pelaku begal bersenjata tajam yang menyerang penumpang angkot Morina 81 di kawasan Medan Deli berhasil ditangkap, setelah sempat melarikan diri hingga ke Provinsi Jambi.
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut bersama Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan.
Peristiwa tersebut sebelumnya menghebohkan publik setelah beredar video para korban nekat melompat dari angkot yang masih melaju demi menyelamatkan diri.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius pimpinan kepolisian.
Instruksi langsung diberikan untuk segera memburu dan menangkap pelaku.
“Begitu kejadian ini viral dan meresahkan masyarakat, kami langsung bergerak cepat.
Ini bentuk komitmen kami dalam menindak tegas kejahatan jalanan,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial SLS alias Ringo (36) dan EN alias Memes alias Tatoo (44).
Dalam aksinya, SLS berperan sebagai eksekutor yang mengancam korban menggunakan parang, melukai, hingga merampas barang berharga.
Ia juga diduga mendorong korban keluar dari kendaraan yang sedang melaju.
Sementara itu, EN yang merupakan sopir cadangan angkot diduga turut membantu dengan mempercepat laju kendaraan agar aksi kejahatan tidak menarik perhatian warga.
Keduanya diketahui telah merancang modus seolah-olah terjadi penyanderaan, padahal sudah bersekongkol sejak awal.
Kejadian berlangsung di Jalan KL Yos Sudarso, kawasan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.
Para korban yang mayoritas perempuan mengalami kerugian dan luka serius.
Salah satu korban bahkan mengalami patah gigi dan cedera kepala akibat terjatuh dari angkot.
Dalam proses penyelidikan, polisi lebih dulu menangkap EN di Kabupaten Samosir pada 25 April 2026.
Dari tangan pelaku, ditemukan barang bukti berupa handphone milik korban dan pakaian yang digunakan saat beraksi.












