Polhukam

Tiga Wanita Kompak Jual Sabu dari Balik Jendela, Polisi Gerebek Rumah di Tembung

×

Tiga Wanita Kompak Jual Sabu dari Balik Jendela, Polisi Gerebek Rumah di Tembung

Sebarkan artikel ini

MEDAN I METROSERGAI.com – Aktivitas jual beli narkoba yang dilakukan secara diam-diam dari sebuah rumah di Jalan Perintis Gang Melur.

Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, akhirnya terbongkar.

Satresnarkoba Polrestabes Medan menggerebek rumah tersebut pada Selasa (11/8) siang.

Setelah menerima informasi dan keluhan warga terkait aktivitas mencurigakan yang terjadi di lokasi.

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan tiga wanita yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

Ketiganya masing-masing berinisial EF (52), ER (49), dan HD (23).

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Setelah kami temukan adanya transaksi, kami kemudian melakukan penggerebekan.

Kami ringkus tiga wanita yang seluruhnya merupakan pengedar,” ujar Rafli, Minggu (16/8) pagi.

Menurutnya, ketiga wanita tersebut memiliki peran berbeda dalam menjalankan aktivitas jual beli narkoba.

Ada yang bertugas menerima uang, menyerahkan barang, hingga menyimpan narkoba.

Modus yang digunakan juga cukup rapi.

Para pelaku disebut tidak pernah berhadapan langsung dengan pembeli.

Setiap transaksi dilakukan melalui jendela rumah.

Dari hasil penggerebekan, polisi menyita dua paket sabu berukuran besar dengan total berat mencapai 5,56 gram serta satu unit timbangan elektrik.

Rafli mengungkapkan, dua dari tiga tersangka ternyata masih memiliki hubungan keluarga.

ER diketahui merupakan mertua dari HD.

“Dari ketiga pelaku, dua di antaranya masih memiliki hubungan keluarga, karena ER merupakan mertua dari HD,” jelasnya.

Ketiga tersangka diduga telah menjalankan aktivitas peredaran narkoba tersebut selama kurang lebih satu bulan.

Meski telah mengamankan tiga wanita yang berperan sebagai pengedar, polisi belum berhenti.

Penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap pihak lain yang diduga berada di belakang peredaran narkoba itu.

“Kami masih kembangkan kasus ini, kami masih mengejar pelaku-pelaku lain, terkhusus yang berperan sebagai pemasok,” tegas Rafli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *