Didampingi Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Barli Mulia Nasution, Kadis SDABMBK Khairul Azmi, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program nasional Presiden RI Prabowo Subianto untuk merangkul anak-anak dari keluarga kurang mampu secara finansial agar mendapatkan pendidikan dan fasilitas terbaik.
“Dengan adanya program nasional ini, Pemko Medan berkomitmen mengawal tumbuh kembang anak-anak agar kelak mampu memutus rantai kemiskinan dan membenahi ekonomi keluarganya,” ujar Rico Waas.
Tak lupa, Rico Waas menitipkan pesan khusus kepada para pendidik agar selalu mendampingi proses belajar mengajar dengan pendekatan emosional yang hangat.
“Kepada para guru, kami titipkan anak-anak ini. Berikanlah pengajaran dengan hati, rasa kekeluargaan yang erat, dan kualitas pendidikan yang terbaik,” pungkas Rico Waas.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Syahripal Syahputra, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 kini resmi beroperasi dengan menggabungkan siswa dari berbagai lokasi rintisan sebelumnya ke dalam satu kawasan sekolah yang terpadu dan megah.
Menurutnya, kunjungan Wali Kota Medan Rico Waas ke lokasi ini menjadi bentuk apresiasi atas berdirinya fasilitas pendidikan yang lengkap. Selain area pembelajaran untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, komplek Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 dilengkapi dengan pelbagai sarana penunjang yang mumpuni, antara lain aula utama dan masjid yang berkapasitas masing-masing 1.080 orang, serta ruang ibadah khusus bagi siswa Kristiani.
“Terdapat juga asrama terpadu, baik itu asrama terpisah untuk siswa putra, siswa putri, serta asrama tenaga pengajar yang dilengkapi dengan ruang makan bersama. Fasilitas lainnya terdapat juga lapangan olahraga mini soccer berstandar internasional serta fasilitas guesthouse,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Kepala Sekolah Rakyat, para siswa baru saja menyelesaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan tengah mengikuti program pembentukan karakter serta kedisiplinan yang dibina langsung oleh para Taruna Akademi Militer (Akmil) melalui program Bakti Taruna 2026. Kegiatan pembinaan fisik, sikap, dan kedisiplinan ini dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (7/8).












