TAPTENG I METROSERGAI.com – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga di Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Akhirnya berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Tapanuli Tengah.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial MST (28), warga Kelurahan Pasar Baru Gerigis, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Satu unit sepeda motor Honda Beat yang diduga merupakan hasil pencurian turut diamankan sebagai barang bukti.
Kasus ini bermula pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Saat itu, korban Rizki Abdul Aziz (30) terbangun dan mendapati sepeda motor miliknya yang sebelumnya diparkir di teras belakang rumah telah raib.
Kendaraan tersebut diketahui hilang dari Lingkungan IV Huta Dolok, Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke SPKT Polres Tapanuli Tengah pada Sabtu (8/8/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Tapteng langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap keberadaan kendaraan yang hilang.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Petugas berhasil mendeteksi keberadaan sepeda motor milik korban yang saat itu berada di tangan seorang warga berinisial W di wilayah Kota Sibolga.
Polisi kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan sepeda motor tersebut.
Dari pemeriksaan awal terhadap W, petugas memperoleh informasi bahwa kendaraan tersebut sebelumnya didapat dari MST.
Berbekal informasi tersebut, polisi melakukan penelusuran terhadap keberadaan MST.
Tak membutuhkan waktu lama, petugas akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku di kediamannya.
MST selanjutnya dibawa ke Mapolres Tapanuli Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga mengamankan satu unit Honda Beat yang diduga kuat berkaitan dengan perkara tersebut.
Kasatreskrim Polres Tapanuli Tengah, Iptu Dian Agustian Perdana, S.H., membenarkan adanya pengungkapan dan pengamanan terduga pelaku.












