MEDAN I METROSERGAI.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan memberikan apresiasi.
Terhadap langkah tegas Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi.
Dalam menindak pelaku usaha yang menyalahgunakan fungsi parit menjadi area parkir.
Melalui Ketua Bidang Hukum dan HAM, Riza Sitompul, HMI menilai praktik tersebut merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap aturan tata ruang kota.
Selain melanggar hukum, tindakan itu juga dinilai berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadap sistem drainase, terutama dalam meningkatkan risiko banjir di sejumlah wilayah.
“Parit memiliki peran penting sebagai saluran air. Mengalihfungsikannya untuk kepentingan bisnis jelas merugikan masyarakat luas,” tegas Riza.
HMI juga mendorong pihak SDABMBK agar tetap konsisten dalam melakukan penindakan serta tidak ragu memberikan sanksi tegas kepada para pelanggar.
Langkah ini dinilai penting sebagai upaya menciptakan efek jera sekaligus menjaga ketertiban kota.
Selain itu, masyarakat Kota Medan juga diajak untuk berperan aktif dalam mengawasi lingkungan sekitar, termasuk melaporkan jika menemukan praktik serupa.
Menurut HMI, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan tata kota yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan.
Dengan adanya penertiban ini, HMI berharap ke depan tidak ada lagi penyalahgunaan fasilitas umum.
Yang dapat merugikan kepentingan publik serta mengganggu keseimbangan lingkungan perkotaan.(edwin)












