Daerah

Jalan Alue Awe Rusak Parah, HMI Lhokseumawe-Aceh Utara Desak Pemprov Aceh Segera Bertindak

×

Jalan Alue Awe Rusak Parah, HMI Lhokseumawe-Aceh Utara Desak Pemprov Aceh Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini

Karena itu, menurut HMI, kualitas serta keselamatan infrastruktur jalan semestinya menjadi perhatian serius pemerintah.

Bahaya Meningkat Saat Hujan dan Malam Hari

HMI menyebut kerusakan jalan menjadi semakin berisiko ketika hujan turun.

Lubang yang tergenang air dinilai dapat menyulitkan pengendara memperkirakan kedalaman serta kondisi permukaan jalan.

Sementara ketika cuaca kering, kondisi jalan yang rusak dan berdebu disebut berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar kawasan tersebut.

Namun demikian, berbagai klaim mengenai jumlah korban kecelakaan maupun dampak kesehatan akibat kondisi jalan tersebut perlu didukung dengan data resmi agar dapat diverifikasi secara objektif.

Bagi HMI, persoalan tersebut tidak cukup hanya menjadi bahan keluhan masyarakat.

Pemerintah dinilai perlu melakukan pemeriksaan teknis dan menentukan bentuk penanganan berdasarkan tingkat kerusakan serta kewenangan ruas jalan.

Desak Perbaikan Permanen, Bukan Sekadar Tambal Sulam

HMI Cabang Lhokseumawe-Aceh Utara kemudian menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.

Pertama, meminta pemerintah segera menurunkan tim teknis untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi ruas jalan di kawasan Alue Awe.

Kedua, HMI mendesak agar kerusakan yang telah memenuhi kriteria penanganan struktural diperbaiki secara permanen.

Termasuk opsi pengaspalan ulang atau overlay apabila hasil kajian teknis memang merekomendasikannya.

Ketiga, HMI meminta adanya koordinasi yang jelas antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah.

Serta instansi yang memiliki kewenangan atas ruas jalan tersebut sehingga tidak terjadi saling lempar tanggung jawab.

Selain itu, HMI juga mendesak DPRA menjalankan fungsi pengawasan terhadap persoalan infrastruktur tersebut dan meminta penjelasan dari instansi terkait mengenai kondisi jalan, kewenangan penanganan, serta rencana perbaikannya.

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar janji, tetapi langkah konkret, transparan, dan terukur.

Pemerintah harus memastikan akses jalan yang digunakan masyarakat berada dalam kondisi aman dan layak,” demikian sikap HMI Cabang Lhokseumawe-Aceh Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *