Serta penguatan moderasi beragama agar masyarakat semakin memahami pentingnya toleransi dan hidup berdampingan secara damai.
Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan menegaskan bahwa membangun situasi kamtibmas yang kondusif tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian.
Dukungan tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat dinilai sangat dibutuhkan.
“Sejak dilantik sebagai Kapolda Sumatera Utara pada 1 Oktober 2026, kami berkomitmen melaksanakan program Kapolri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat.
Melalui pendekatan humanis serta memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan,” ujarnya.
Ia berharap Al-Washliyah terus mengambil peran sebagai mitra strategis Polri dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan, persatuan, dan keharmonisan sosial.
Menurut Kapolda, organisasi keagamaan memiliki potensi besar untuk menyampaikan pesan-pesan positif melalui kegiatan dakwah, pendidikan, dan pembinaan sosial.
Peran tersebut juga penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun perilaku menyimpang lainnya.
Kapolda turut mengajak keluarga besar Al-Washliyah untuk bersama-sama membantu kepolisian mencegah kenakalan remaja,dan intoleransi.
Serta berbagai persoalan sosial melalui edukasi, pembinaan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menekankan bahwa pendekatan pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat luas.
“Menjaga keamanan dan kondusivitas Sumatera Utara merupakan tanggung jawab bersama.
Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara Polri, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat.
Untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan doa bersama dan penyerahan plakat sebagai simbol penghargaan sekaligus penguatan hubungan kelembagaan antara Polda Sumut dan PW Al-Washliyah Sumut.












