“Operasi Patuh bukan hanya tentang penindakan terhadap pelanggaran.
Kami juga ingin memberikan penghargaan kepada masyarakat yang sudah tertib dan mematuhi aturan,” ujar Ferry.
Ia menjelaskan, pemberian snack dan minuman memang terlihat sederhana.
Namun, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman positif sekaligus mendorong pengendara lainnya untuk ikut membiasakan diri mematuhi aturan.
“Pemberian snack dan minuman merupakan bentuk apresiasi sederhana agar masyarakat semakin termotivasi untuk menjaga keselamatan saat berkendara,” katanya.
Ferry menambahkan, pemberian apresiasi kepada pengendara yang patuh berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Mereka yang masih melakukan pelanggaran tetap diberikan teguran atau tindakan sesuai aturan yang berlaku.
Dengan pola tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan peringatan ketika melakukan kesalahan, tetapi juga mendapat penghargaan ketika menunjukkan perilaku tertib di jalan.
Selain penegakan hukum, Polda Sumut juga memperkuat langkah edukasi.
Petugas memberikan penyuluhan keselamatan kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, orang tua, komunitas kendaraan bermotor, pengemudi ojek daring, kurir hingga pengguna transportasi lainnya.
Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk keselamatan, tidak menggunakan telepon seluler ketika berkendara, menaati rambu-rambu lalu lintas serta menghindari perilaku melawan arus.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Pada sisi preventif, personel kepolisian turut meningkatkan kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli.
Sasaran utamanya adalah sejumlah lokasi yang dinilai rawan kecelakaan maupun memiliki potensi pelanggaran lalu lintas.
Ferry menegaskan, ukuran keberhasilan Operasi Patuh Toba tidak hanya dilihat dari seberapa banyak pengendara yang ditilang.
Menurutnya, keberhasilan yang lebih penting adalah ketika masyarakat semakin sadar dan mampu mematuhi aturan meski tidak sedang diawasi petugas.












