Dalam menghadapi isu maupun pemberitaan negatif, humas harus mampu merespons secara cepat.
Melakukan verifikasi fakta, menyusun strategi komunikasi yang tepat.
Serta menyampaikan informasi secara transparan, objektif, dan konsisten.
“Humas harus hadir sebagai solusi dalam setiap persoalan komunikasi.
Kecepatan harus diimbangi dengan akurasi, karena kepercayaan publik dibangun dari informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa hubungan harmonis dengan insan pers, komunitas digital, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat.
Merupakan fondasi penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat.
Media dan masyarakat, kata dia, merupakan mitra strategis yang perlu dirangkul melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif.
Melalui Rakernis Bidang Humas Polda Sumut Tahun 2026.
Diharapkan seluruh personel humas jajaran mampu menjadi insan Humas Polri yang profesional, modern, humanis, dan terpercaya.
Serta mampu mengoptimalkan teknologi digital guna memperkuat citra positif Polri dan mendukung berbagai program pemerintah.(mps)












