SEIRAMPAH I METROSERGAI.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus membuka peluang kerja sama internasional demi memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Salah satu langkah strategis tersebut ditandai dengan kunjungan delegasi Royal Irrigation Department (RID) Thailand.
Yang diterima langsung Bupati Sergai Darma Wijaya di ruang kerjanya, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Rabu (20/5/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi pengembangan sistem irigasi modern dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan antara Kabupaten Sergai dan Thailand.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim RID Thailand.
Ia menilai kerja sama lintas negara seperti ini sangat penting untuk memperkaya wawasan dan teknologi pengairan.
Guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
“Kami menyambut baik kedatangan Tim RID Thailand di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Semoga pertemuan ini menjadi langkah awal mempererat kolaborasi dan saling bertukar pengalaman.
Dalam pengelolaan irigasi modern untuk mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Menurut Bang Wiwik, sektor pertanian hingga kini masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Sergai.
Karena itu, pembangunan dan penguatan infrastruktur irigasi menjadi kebutuhan utama.
Agar produktivitas pertanian tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan.
Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Hendri Sasrawan yang turut mendampingi delegasi RID Thailand mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Sergai.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam pertukaran teknologi pertanian.
Dan pengembangan sistem pengairan modern yang mampu meningkatkan hasil produksi secara berkelanjutan.
Selain agenda ramah tamah, pertemuan juga diisi dengan diskusi mendalam terkait pengembangan infrastruktur irigasi.
Peningkatan kualitas tata kelola air, hingga strategi menciptakan sektor pertanian yang lebih berdaya saing dan adaptif terhadap perubahan zaman.












