Polhukam

Terbongkar! Pengedar Sabu di Desa Liberia Diringkus, Belasan Paket Disita

×

Terbongkar! Pengedar Sabu di Desa Liberia Diringkus, Belasan Paket Disita

Sebarkan artikel ini

SERGAI I METROSERGAI.com –  Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai kembali berhasil diungkap polisi.

Seorang pria berinisial AWN (32), warga Kecamatan Teluk Mengkudu, diringkus Tim Satres Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) saat berada di sebuah rumah di Dusun II, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu.

Dalam penangkapan yang berlangsung pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 16.50 WIB itu, polisi menyita belasan paket sabu dengan berat bruto keseluruhan mencapai 6,38 gram.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya lokasi di Desa Liberia yang kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satres Narkoba Polres Sergai melakukan pemetaan serta pemantauan terhadap lokasi yang dicurigai.

Setelah memastikan sasaran, petugas kemudian melakukan penggerebekan. Saat digerebek, AWN ditemukan sedang berbaring di atas kasur.

Di sampingnya, petugas menemukan sebuah kaca pirex yang masih terdapat lekatan sabu. Polisi kemudian melakukan interogasi awal terhadap tersangka.

Dari pemeriksaan tersebut, AWN mengaku masih menyimpan sabu lainnya di bawah tempat tidurnya.

Petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan sebuah kotak rokok Magnum Filter yang berisi sejumlah plastik klip berisi kristal putih diduga sabu.

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 10 paket kecil sabu dengan berat bruto 2,49 gram dan netto 1,79 gram.

Selain itu, ditemukan satu paket ukuran besar dengan berat bruto 2,73 gram dan netto 2,33 gram serta satu paket ukuran sedang dengan berat bruto 1,16 gram dan netto 0,96 gram.

Tak hanya sabu, petugas turut mengamankan kaca pirex yang terdapat lekatan sabu, sekop, sejumlah plastik klip kosong, kotak rokok dan satu unit handphone Android merek Vivo warna hitam.

Kepada petugas, AWN mengakui sabu tersebut diperjualbelikan karena dirinya tidak memiliki pekerjaan tetap.

Ia juga mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seorang pria berinisial OL di kawasan Percut dengan sistem kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *