Literasi Butuh Peran Bersama
Lebih jauh, Wabup Sergai itu menyebut pembangunan budaya literasi bukan pekerjaan yang dapat dibebankan hanya kepada pemerintah.
Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar kebiasaan membaca, berpikir kritis dan berkarya dapat tumbuh sejak usia dini.
Keluarga, lanjutnya, memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan membaca.
Sementara sekolah dan guru menjadi penggerak dalam membangun kemampuan berpikir kritis.
Di sisi lain, komunitas literasi dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berdiskusi, bertukar gagasan dan menghasilkan karya.
Adlin pun secara khusus memberikan pesan kepada anak-anak dan generasi muda yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kepada anak-anak dan generasi muda, teruslah membaca, belajar, menulis, dan berkarya.
Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi jadilah generasi yang mampu menciptakan sesuatu yang bermanfaat.
Jadikan pengetahuan sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Pemenang Lomba Literasi Mendapat Apresiasi
Penutupan Festival Literasi Sergai 2026 semakin semarak dengan pengumuman sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar selama rangkaian festival.
Pada Lomba Resensi Tahun 2026 tingkat SMP, Juara I diraih Hafidzah Zahra dari SMPN 1 Teluk Mengkudu.
Sementara kategori tingkat SMA, posisi Juara I diraih Fizi Ashiilah Baahirah dari MAS Ma’rifatul Hikmah.
Kemudian, Lomba Bertutur Tahun 2026 menempatkan Azkiya Fitri Almira dari SD Negeri 102019 Firdaus sebagai Juara I.
Sedangkan Lomba Menulis Puisi berhasil dimenangkan Astri Sajidah Kamal dari SMPN 1 Sei Rampah.
Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap keberanian.
Kreativitas dan kemampuan para pelajar dalam menuangkan ide serta gagasan melalui kegiatan literasi.
Festival Literasi Sergai 2026 sendiri menjadi ruang pertemuan bagi pelajar, pendidik, pegiat literasi dan berbagai unsur masyarakat.
Untuk memperkuat budaya membaca sekaligus meningkatkan kecakapan menghadapi derasnya arus informasi digital.












