JAKARTA I METROSERGAI.com – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terus memperkuat langkah reformasi birokrasi.
Dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kunjungan koordinasi dan konsultasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Terkait penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi (RB), dan Zona Integritas (ZI), Senin (25/5/2026).
Rombongan Pemkab Sergai dipimpin langsung oleh Darma Wijaya bersama Adlin Tambunan serta Sekretaris Daerah Sergai Suwanto Nasution.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah reformasi birokrasi nasional yang kini menitikberatkan pada konsep “birokrasi berdampak”.
Dalam sambutannya, Darma Wijaya menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada pemenuhan administrasi semata.
Menurutnya, birokrasi harus mampu menghadirkan pelayanan yang efektif, transparan, adaptif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Reformasi birokrasi bukan hanya soal dokumen atau penilaian administratif.
Yang paling penting adalah bagaimana birokrasi mampu memberikan hasil nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini Pemkab Sergai terus memperkuat implementasi SAKIP melalui penyelarasan target kinerja hingga level individu.
Penguatan cascading kinerja, pemanfaatan aplikasi pengukuran kinerja, hingga pelaksanaan dialog kinerja secara berkala.
Selain itu, penguatan pengawasan internal dan pembangunan Zona Integritas di berbagai perangkat daerah juga terus didorong.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Adlin Tambunan menilai sinergi antara Pemkab Sergai dan Kemenpan RB.
Menjadi langkah penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, bersih, dan melayani.
“Penguatan SAKIP, reformasi birokrasi, dan Zona Integritas bukan semata mengejar nilai evaluasi.
Tetapi merupakan bentuk komitmen menghadirkan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.












