LANGKAT I METROSERGAI.com – Aksi cepat jajaran Polsek Bahorok, Polres Langkat, patut diapresiasi.
Hanya dalam waktu kurang dari tiga jam setelah laporan diterima, kasus pencurian sepeda motor berhasil diungkap.
Seorang pelaku berinisial AB (34), yang diketahui merupakan residivis asal Desa Sei Mencirim, berhasil diamankan bersama barang bukti hasil curiannya.
Peristiwa bermula saat korban, Handayani br Perangin-angin (40), warga Desa Namo Cengke
Kehilangan sepeda motornya ketika berada di sebuah kafe di kawasan Ujung Titi, Kelurahan Pekan Bahorok, Selasa (12/5/2026).
Begitu menerima laporan, personel Polsek Bahorok langsung bergerak cepat.
Penyelidikan dilakukan dengan menyisir lokasi kejadian dan memeriksa rekaman CCTV.
Dari rekaman tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku sekaligus melacak arah pelariannya.
Kapolsek Bahorok, AKP Tunggul, menjelaskan bahwa rekaman CCTV menjadi kunci awal dalam mengungkap kasus tersebut.
“Dari hasil CCTV, kami langsung memetakan pergerakan pelaku dan berkoordinasi dengan Polsek Salapian serta Polsek Kuala.
Termasuk melibatkan masyarakat dan Sobat Kamtibmas untuk mempersempit ruang gerak pelaku,” ujarnya.
Koordinasi lintas wilayah pun dilakukan secara intensif guna menutup jalur pelarian yang diduga akan digunakan pelaku untuk melarikan diri.
Upaya tersebut membuahkan hasil.
Tim gabungan akhirnya berhasil mengamankan salah satu pelaku di wilayah Kecamatan Salapian.
Saat ditangkap, pelaku masih menguasai sepeda motor milik korban.
Meski sempat melakukan perlawanan, pelaku berhasil dilumpuhkan berkat kerja sama petugas dan warga sekitar.
Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dari tangan pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Scoopy.
STNK, kunci T beserta anak kuncinya, serta satu jaket berwarna hijau yang diduga digunakan saat beraksi.
Sementara itu, satu pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi tersebut telah dikantongi identitasnya dan kini masih dalam pengejaran petugas.












