Di bidang pemberantasan narkotika, Polda Sumut juga mencatat capaian signifikan.
Sepanjang periode 2024 hingga 2026, sebanyak sekitar 17 ribu perkara narkoba berhasil diungkap dengan barang bukti dalam jumlah besar.
Yang diperkirakan mampu menyelamatkan sekitar 26 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Faktor penilaian berikutnya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pembangunan 20 gedung baru.
Serta renovasi sembilan gedung pelayanan, meliputi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Samsat, hingga pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Keberhasilan menjaga situasi keamanan pada berbagai agenda nasional dan internasional juga menjadi poin penting.
Polda Sumut dinilai mampu mengamankan pelaksanaan F1 Powerboat di Danau Toba, pertandingan sepak bola.
Hingga berbagai aksi unjuk rasa sepanjang 2025 tanpa menimbulkan gangguan keamanan yang berarti.
“Pada saat di beberapa daerah terjadi aksi anarkis, di Sumatera Utara situasi tetap kondusif dan tidak terjadi aksi anarkisme.
Ini menjadi salah satu indikator keberhasilan yang mendapat apresiasi,” kata Sonny.
Penghargaan Nugraha Sakanti menjadi bukti pengakuan negara atas dedikasi dan kinerja Polda Sumatera Utara.
Dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya.(mps)












