Sebelumnya, Sekretaris LMP MBG Said Siregar bersama koordinator aksi lainnya membacakan lima poin petisi yang meminta Pemerintah Pusat memastikan Program MBG tetap berlanjut demi mendukung terwujudnya generasi bangsa yang sehat dan cerdas.
“Kami meminta agar makan bergizi ini dapat dilanjutkan, bukan ditutup. Kalau salah BGN-nya, orangnya yang diganti, bukan MBG-nya yang ditutup. Program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami,” tegas Said Siregar.
Secara garis besar, petisi tersebut memuat lima tuntutan, yakni meminta Presiden Prabowo Subianto memastikan Program MBG tetap berjalan, meningkatkan standar keamanan pangan dan mekanisme penyaluran agar lebih cepat, aman, dan sehat, serta menyelesaikan berbagai kendala di lapangan secara objektif dan kondusif tanpa menghentikan hak penerima manfaat.
Selain itu, masyarakat juga mendorong keterlibatan aktif akademisi, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, organisasi kemasyarakatan, serta pemerintah daerah dalam pengawasan dan penyempurnaan program. Mereka juga meminta jajaran Forkopimda Sumut turut mengawal dan meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat.
Aksi unjuk rasa yang mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut itu berlangsung tertib dan damai, serta ditutup dengan penyerahan berkas petisi secara resmi kepada Pemprov Sumut.**












