Polhukam

HMI Medan Tolak Musda Ulang BADKO Sumbagut, Layangkan Mosi Tidak Percaya ke PB

×

HMI Medan Tolak Musda Ulang BADKO Sumbagut, Layangkan Mosi Tidak Percaya ke PB

Sebarkan artikel ini

MEDAN I METROSERGAI.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan secara tegas menolak rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) II BADKO Sumbagut ulang.

Penolakan tersebut disertai dengan pernyataan mosi tidak percaya terhadap Pengurus Besar HMI (PB HMI) yang dinilai tidak transparan dalam mengambil keputusan strategis.

Ketua Umum HMI Cabang Medan, Safrilla Sitorus, mengungkapkan bahwa keputusan terkait Musda ulang dinilai tidak memiliki landasan yang jelas dan berpotensi memicu konflik internal di kalangan kader.

“Keputusan besar seperti ini seharusnya disampaikan secara terbuka dengan dasar argumentasi yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tanpa itu, justru menimbulkan kebingungan di internal organisasi,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Ia menegaskan hingga kini belum ada penjelasan resmi dan rinci dari PB HMI terkait alasan di balik rencana Musda ulang, termasuk dugaan pelanggaran konstitusi pada pelaksanaan sebelumnya.

Menurutnya, tudingan tanpa bukti hanya akan merusak prinsip keadilan dan demokrasi dalam organisasi.

Lebih lanjut, Safrilla mengingatkan pentingnya menjaga independensi serta marwah organisasi dari potensi kepentingan tertentu di luar kepentingan kader.

Ia menilai setiap kebijakan harus tetap mengacu pada konstitusi dan mekanisme organisasi yang berlaku.

“Jika memang ada pelanggaran, harus dibuka secara terang dengan bukti yang jelas.

Organisasi tidak boleh dijalankan dengan asumsi atau keputusan sepihak,” tegasnya.

Sebagai sikap resmi, HMI Cabang Medan mendesak PB HMI untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada seluruh kader.

Mereka menilai transparansi dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan terhadap organisasi.

“Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan hanya legitimasi kepemimpinan yang dipertanyakan.

Yetapi juga kepercayaan kader terhadap organisasi akan semakin menurun,” tutupnya.(edwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *