Polhukam

Polda Sumut Bongkar 5 Kasus Mafia BBM, 6 Orang Tersangka, Puluhan Ribu Liter Bahan Bakar Disita

×

Polda Sumut Bongkar 5 Kasus Mafia BBM, 6 Orang Tersangka, Puluhan Ribu Liter Bahan Bakar Disita

Sebarkan artikel ini

Namun, ada satu perkara di wilayah Serdang Bedagai yang berkaitan dengan dugaan perubahan takaran pada mesin pompa SPBU. Kasus tersebut masih kami dalami,” kata Irfan.

Dugaan kecurangan takaran tersebut menjadi salah satu fokus penyidikan karena berpotensi merugikan konsumen yang membeli BBM di SPBU bersangkutan.

Lima Perkara Terungkap di Sejumlah Wilayah

Dari lima kasus yang diungkap, perkara pertama berkaitan dengan dugaan kecurangan takaran BBM di SPBU Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai.

Dalam kasus ini, penyidik menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni DS yang menjabat sebagai manajer SPBU dan H selaku supervisor SPBU.

Perkara kedua ditangani Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut.

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan pengangkutan 2.000 liter Solar bersubsidi di wilayah Percut Sei Tuan menggunakan mobil boks yang telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM.

Sementara itu, Polres Tapanuli Selatan mengungkap dugaan pengangkutan 870 liter Pertalite menggunakan mobil Toyota Avanza yang telah dimodifikasi.

Pengungkapan berlangsung di Desa Bange, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kasus berikutnya ditangani Polres Tebing Tinggi, terkait dugaan penimbunan 390 liter Solar di Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Adapun Polres Tapanuli Tengah menangani dugaan pengangkutan 234 liter Pertalite menggunakan mobil Suzuki Carry yang membawa jeriken.

Kendaraan tersebut ditemukan di Jalan Lintas Sibolga–Padangsidimpuan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kelima perkara tersebut kini menjadi bagian dari proses penegakan hukum yang dilakukan Polda Sumut dan Polres jajaran untuk menindak dugaan penyalahgunaan distribusi maupun perdagangan BBM.

Total BBM Tercatat Lebih dari 72 Ribu Liter

Berdasarkan data pengungkapan, jumlah BBM yang tercatat dalam lima perkara itu mencapai 72.519,3 liter.

Rinciannya terdiri atas 35.785,1 liter Pertalite, 35.158,3 liter Solar, dan 1.575,8 liter Pertamax.

Besarnya jumlah BBM dalam keseluruhan pengungkapan tersebut menunjukkan bahwa penyidikan tidak hanya berfokus pada dugaan pengangkutan dan penimbunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *