Menteri Dalam Negeri tersebut meminta seluruh pemerintah daerah memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci utama keberhasilan percepatan pemulihan pascabencana,” kata Tito.
Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar memperkuat pendataan kebutuhan masyarakat terdampak.
Dan mempercepat realisasi program prioritas, terutama pada sektor infrastruktur publik serta pemulihan ekonomi warga.
Dalam forum tersebut turut dipaparkan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan berlangsung mulai April hingga Desember 2026.
Program itu mencakup pembangunan kembali fasilitas umum, pemulihan sosial ekonomi masyarakat.
Serta pembangunan infrastruktur permanen di wilayah terdampak bencana.
Turut hadir mendampingi Bupati Sergai di antaranya Kepala Bapperida Sergai Romian Parulian Siagian, S.STP., M.Si, Kadis Perkim Reza Firmansyah, ST, MAP.
Kepala BPKAD Sergai Rusmiani Purba, SP, M.Si, Kepala BPBD Rico Ebtian, S.STP, M.Si, serta Kadis PUTR Abdul Rahman Purba, ST, M.AP.(mcs)












