Namun, bandar tersebut berhasil melarikan diri saat penggerebekan berlangsung dan kini masih dalam pengejaran petugas.
Empat orang yang diamankan kemudian menjalani tes urine.
Hasilnya, dua orang dinyatakan negatif dan dipulangkan kepada keluarga.
Sementara dua lainnya yang positif narkotika masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala BNNK Serdang Bedagai AKBP Siti Rohani Tampubolon menegaskan bahwa Operasi Saber Bersinar 2026.
Merupakan langkah nyata dalam menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Serdang Bedagai.
“Operasi ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan kami dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Kami terus bersinergi dengan TNI dan Polri untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkoba,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Ia juga memastikan seluruh pihak yang terbukti menggunakan maupun menguasai narkotika akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Seluruh pihak yang terbukti positif menggunakan narkotika maupun yang kedapatan memiliki barang bukti.
Akan diserahkan ke Polres Serdang Bedagai untuk proses hukum lebih lanjut.
Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Serdang Bedagai,” tegasnya.
AKBP Siti Rohani turut mengajak masyarakat agar aktif memberikan informasi kepada aparat.
Apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.
Menurutnya, keberhasilan Operasi Saber Bersinar 2026 menjadi bukti kuat bahwa sinergi antara BNN, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama.
Dalam memutus mata rantai peredaran narkoba serta menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.
Seluruh rangkaian operasi berlangsung aman dan kondusif serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BNNK Serdang Bedagai.
Dalam mewujudkan wilayah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.(fjr)












