MEDAN I METROSERGAI.com – Situasi sejumlah wilayah di Kota Medan yang mengalami pemadaman listrik pada Sabtu dini hari (23/5) membuat personel Siaga 1.
Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumatera Utara meningkatkan patroli pengamanan di berbagai titik rawan gangguan kamtibmas.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 00.30 WIB itu dilakukan dengan menyisir kawasan permukiman warga, jalur-jalur rawan kriminalitas.
Pusat aktivitas masyarakat hingga lokasi usaha yang masih beroperasi pada malam hari.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi tindak kejahatan di tengah kondisi minim penerangan.
Dalam patroli tersebut, personel juga merespons laporan masyarakat terkait dugaan pemalangan jalan di bawah Jembatan Tol Belmera, tepatnya di Jalan Pasar Hitam.
Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga digunakan untuk menghalangi akses jalan berupa sebuah meja dan senjata tajam jenis parang di sekitar lokasi.
Selain itu, tim patroli turut memantau beberapa ruas jalan yang mengalami padam listrik, di antaranya Jalan Rakyat, Jalan Purwo, Jalan G.B. Joshua, Jalan MH Thamrin, Jalan Talaud, Jalan Dr FL Tobing hingga Jalan Sindoro.
Kondisi gelap di sejumlah titik membuat personel meningkatkan kewaspadaan selama patroli berlangsung.
Tak hanya fokus pada pengamanan, personel Brimob juga melakukan pendekatan humanis dengan menyambangi warga.
Pelaku UMKM, petugas siskamling serta berkoordinasi dengan jajaran Polsek setempat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan peningkatan patroli.
Dilakukan untuk mencegah munculnya gangguan keamanan saat kondisi lingkungan minim penerangan akibat pemadaman listrik.
“Dalam kondisi penerangan terbatas, potensi kerawanan tentu harus diantisipasi.
Karena itu patroli ditingkatkan di sejumlah titik guna memastikan masyarakat tetap merasa aman,” ujarnya.
Ia menegaskan kehadiran aparat di lapangan bukan hanya untuk mencegah tindak kriminalitas.












